Pengertian kebudayaan lengkap
Kebudayaan Menurut Ahli Dalam Negri
1.Prof.Dr.Koentjoroningrat (1985: 180)
Kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan dan
hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik dari
manusia dengan belajar.
2. Ribu Dewantra
Kebudayaan berarti buah budi manusia adalah hasil perjuangan
manusia terhadap dua pengaruh kuat, yakni zaman dan alam yang merupakan bukti
kesuksesan hidup manusia untuk mengatasi berbagai rintangan dan kesulitan
didalam hidup dan penghidupannya guna mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang
pada lahirnya bersifat tertib dan damai.
3. Arkeolog R. Seokmono
Kebudayaan adalah seluruh hasil usaha manusia, baik berupa
benda ataupun hanya berupa buah pikiran dan dalam penghidupan.
4.Effat al-Syarqawi
yang mengartikan
kebudayaan sebagai khazanah sejarah suatu bangsa/masyarakat yang
tercermin dalam pengakuan/kesaksiannya dan nilai-nilainya, yaitu kesaksian dan
nilai-nilai yang menggariskan bagi kehidupan suatu tujuan ideal dan makna
rohaniah yang dalam, bebas dari kontradiksi ruang dan waktu
5.Parsudi
Kebudayaan
didefinisikan sebagai keseluruhan pengetahuan manusia sebagai makhluk sosial
yang digunakannya untuk memahami dan menginterprestasikan lingkungan dan
pengalamanya, serta menjadi landasan bagi tingkah-lakunya
6.Sutan Takdir Alisyahbana
Mengatakan
Kebudayaan merupakan manifestasi dari cara berfikir.
7.Dr.Moh.Hatta
Berpendapat
Kebudayaan adalah ciptaan hidup dari suatu bangsa
8.Mangunsarkoro
Kebudayaan
adalah segala yang merupakan hasil kerja jiwa manusia dalam arti yang
seluas-luasnya
9.Drs.Sidi Gazalba
Kebudayaan
adalah cara berpikir dan merasa yang menyatakan diri dalam seluruh segi
kehidupan dari segolongan manusia yang membentuk kesatuan sosial dengan suatu
ruang dan suatu waktu.
10. Djojodigono (1958)
memberikan defenisi mengenai kebudayaan dengan mengatakan
kebudayaan itu adalah daya dari budi, yang berupa cipta, karsa dan rasa.
Kebudayaan Menurut Ahli Luar Negri:
1. Nostrand (1989: 51)
Mendefinisikan budaya sebagai sikap dan kepercayaan, cara berpikir,
berperilaku, dan mengingat bersama oleh anggota komunitas tersebut.
2. Richard brisling (1990: 11)
Kebudayaan
sebagai mengacu pada cita-cita bersama secara luas, nilai, pembentukan dan
penggunaan kategori, asumsi tentang kehidupan, dan kegiatan goal-directed yang
menjadi sadar tidak sadar diterima sebagai "benar" dan
"benar" oleh orang-orang yang mengidentifikasi diri mereka sebagai
anggota masyarakat.
3. Croydon (1973: 4)
Budaya
adalah suatu sistem pola terpadu, yang sebagian besar berada di bawah ambang
batas kesadaran, namun semua yang mengatur perilaku manusia sepasti senar
dimanipulasi dari kontrol boneka gerakannya.
4. Larson dan Smalley (1972: 39)
Kebudayaan
sebagai "blue print" yang memandu perilaku orang dalam suatu
komunitas dan diinkubasi dalam kehidupan keluarga. Ini mengatur perilaku kita
dalam kelompok, membuat kita peka terhadap
masalah status, dan membantu kita mengetahui apa tanggung
jawab kita adalah untuk grup. budaya yang berbeda struktur yang mendasari yang
membuat bulat bulat masyarakat dan komunitas persegi persegi.
5. Ralph Linton (1945: 30)
Kebudayaan
adalah seluruh cara kehidupan Dari Masyarakat Yang manapun dan regular tidak
Hanya mengenai sebagian Dari cara Hidup Name of ITU yaitu Masyarakat Yang
dianggap lebih diinginkan Dibuat Tinggi atau lebih.
6. Raymond Williams (1961: 16)
Budaya adalah seluruh kehidupan, materi, intelektual, dan
spiritual.
7. Al. Krueber (1958: 582-583)
Kebudayaan
sebagai suatu sistem Dari ide-ide dan Konsep-Konsep Kebudayaan Dari wujud
sebagai rangkaian tindakan berpola suatu aktivitas dan Manusia yang.
8. Sir Edwards B Tylor (1871: 1)
Kebudayaan
adalah keseluruhan Kompleks Dari ide dan segala Sesuatu Yang dihasilkan Manusia
KESAWAN pengalaman historisnya. Termasuk disini adalah pengetahuan,
kepercayaan, Seni, moral, Hukum, kebiasaan, kemampuan Lainnya Serta therapy
terapi dan Yang diperoleh Manusia sebagai anggota Masyarakat.
9. C. Klluckhohn (1949: 35)
Sebagai total dari cara hidup suatu bangsa, warisan sosial
yang diperoleh individu dari grupnya.
10. M. Jacobs dan BJ Stern
Kebudayaan mencakup keseluruhan yang meliputi bentuk
teknologi social, ideologi, religi, dan kesenian serta benda, yang kesemuanya
merupakan warisan social.
11. Dr. K. Kupper
Kebudayaan merupakan sistem gagasan yang menjadi pedoman dan
pengarah bagi manusia dalam bersikap dan berperilaku, baik secara individu
maupun kelompok.
12. William H. Haviland
Kebudayaan adalah seperangkat peraturan dan norma yang
dimiliki bersama oleh para anggota masyarakat, yang jika dilaksanakan oleh para
anggotanya akan melahirkan perilaku yang dipandang layak dan dapat di tarima
ole semua masyarakat.
13. Francis Merill
Kwbudayaan merupakan Pola-pola perilaku yang di hasilkan
oleh interaksi social,semua perilaku dan semua produk yang dihasilkan oleh
sesorang sebagai anggota suatu masyarakat yang di temukan melalui interaksi
simbolis.
14. Bounded et.al
Kebudayaan adalah sesuatu yang terbentuk oleh pengembangan
dan transmisi dari kepercayaan manusia melalui simbol-simbol tertentu, misalnya
simbol bahasa sebagai rangkaian simbol yang digunakan untuk mengalihkan
keyakinan budaya di antara para anggota suatu masyarakat.
15. Mitchell (Dictionary of Soriblogy)
Kebudayaan adalah sebagian perulangan keseluruhan tindakan
atau aktivitas manusia dan produk yang dihasilkan manusia yang telah
memasyarakat secara sosial dan bukan sekedar di alihkan secara genetikal.
16. Robert H Lowie
Kebudayaan adalah segala sesuatu yang di peroleh individu
dari masyarakat, mencakup kepercayaan, adat istiadat, norma-norma artistic,
kebiasaan makan, keahlian yang di peroleh bukan dari kreatifitasnya sendiri
melainkan merupakan warisan masa lampau yang di dapat melalui pendidikan formal
atau informal.
17.Edward Spranger
Kebudayaan sebagai segala bentuk atau ekspresi dari
kehidupan batin masyarakat. Sedangkan peradaban ialah perwujudan kemajuan
teknologi dan pola material kehidupannya.
18.Herskovits
Herskovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun
temurun dari satu generasi ke generasi yang lain, yang kemudian disebut sebagai
superorganik.
Unsur Kebudayaan
Menurut
Koentjaraningrat
Bahasa
Sistem pengetahuan
Sistem kemasyarakatan atau organisasi sosial
Sistem peralatan hidup dan teknologi
Sistem mata pencaharian hidup
Sistem religi
Dan Kesenian
Melville J. Herskovits
menyebutkan kebudayaan memiliki 4 unsur pokok, yaitu:
alat-alat teknologi
sistem ekonomi
keluarga
kekuasaan politik
Bronislaw Malinowski
mengatakan ada 4 unsur pokok yang meliputi:
sistem norma sosial yang memungkinkan kerja sama antara para
anggota masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan alam sekelilingnya
organisasi ekonomi
alat-alat, dan lembaga-lembaga atau petugas-petugas untuk
pendidikan (keluarga adalah lembaga pendidikan utama)
organisasi kekuatan (politik)
Kluckhohn
mengemukakan ada 7 unsur kebudayaan secara universal
(universal categories of culture) yaitu:
bahasa
sistem pengetahuan
sistem tekhnologi, dan peralatan
sistem kesenian
sistem mata pencarian hidup
sistem religi
sistem kekerabatan, dan organisasi kemasyarakatan
wujud kebudayaan
Menurut J.J. Hoenigman, wujud kebudayaan dibedakan menjadi
tiga yaitu:
Gagasan (Wujud
ideal)
Wujud ideal kebudayaan adalah kebudayaan yang berbentuk
kelompok ide-ide, gagasan, nilai-nilai
, norma-norma , peraturan, dan sebagainya
yang sifatnya abstrak ; tidak dapat
diraba atau disentuh. Wujud kebudayaan ini terletak dalam kepala-kepala atau di
alam pemikiran warga masyarakat . Jika
masyarakat tersebut menyatakan gagasan mereka itu dalam bentuk tulisan, maka
lokasi dari kebudayaan ideal itu berada dalam karangan dan buku-buku hasil
karya para penulis warga masyarakat tersebut.
Aktivitas (tindakan)
Aktivitas adalah wujud kebudayaan sebagai suatu tindakan
berpola dari manusia dalam masyarakat itu. Wujud ini sering pula disebut dengan
sistem sosial. Sistem sosial ini terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia yang
saling berinteraksi, mengadakan kontak, serta bergaul dengan manusia lainnya
menurut pola-pola tertentu yang berdasarkan adat tata kelakuan. Sifatnya
konkret, terjadi dalam kehidupan sehari-hari, dan dapat diamati dan
didokumentasikan.
Artefak (karya)
Artefak adalah wujud kebudayaan fisik yang berupa hasil dari
aktivitas, perbuatan, dan karya semua manusia dalam masyarakat berupa
benda-benda atau hal-hal yang dapat diraba, dilihat, dan didokumentasikan.
Sifatnya paling konkret diantara ketiga wujud kebudayaan.
Dalam kenyataan kehidupan bermasyarakat, antara wujud
kebudayaan yang satu tidak bisa dipisahkan dari wujud kebudayaan yang lain.
Sebagai contoh: wujud kebudayaan ideal mengatur dan memberi arah kepada
tindakan (aktivitas) dan karya (artefak) manusia.
Berdasarkan wujudnya tersebut, Budaya memiliki beberapa
elemen atau komponen, menurut ahli antropologi Cateora, yaitu :
1 Kebudayaan
material
Kebudayaan material mengacu pada semua ciptaan masyarakat
yang nyata, konkret. Termasuk dalam kebudayaan material ini adalah
temuan-temuan yang dihasilkan dari suatu penggalian arkeologi: mangkuk tanah
liat, perhisalan, senjata, dan seterusnya. Kebudayaan material juga mencakup
barang-barang, seperti televisi, pesawat terbang, stadion olahraga, pakaian,
gedung pencakar langit, dan mesin cuci.
2 Kebudayaan
nonmaterial
Kebudayaan nonmaterial adalah ciptaan-ciptaan abstrak yang
diwariskan dari generasi ke generasi, misalnya berupa dongeng, cerita rakyat,
dan lagu atau tarian tradisional.
3 Lembaga
sosial
Lembaga social dan
pendidikan memberikan peran yang banyak dalam kontek berhubungan dan
berkomunikasi di alam masyarakat. Sistem social yang terbantuk dalam suatu
Negara akan menjadi dasar dan konsep yang berlaku pada tatanan social
masyarakat. Contoh Di Indonesia pada kota dan desa dibeberapa wilayah, wanita
tidak perlu sekolah yang tinggi apalagi bekerja pada satu instansi atau
perusahaan. Tetapi di kota – kota besar hal tersebut terbalik, wajar seorang
wanita memilik karier.
4 Sistem
kepercayaan
Adalah hukum atau sistem peraturan yang ada dalam kebudayaan
dan dipercayai oleh kelompok tersebut.
Bagaimana masyarakat mengembangkan dan membangun system
kepercayaan atau keyakinan terhadap sesuatu, hal ini akan mempengaruhi system
penilaian yang ada dalam masyarakat. Sistem keyakinan ini akan mempengaruhi
dalam kebiasaan, bagaimana memandang hidup dan kehidupan, cara mereka
berkonsumsi, sampai dengan cara bagaimana berkomunikasi.
5 Estetika
Adalah segala peran yang diakukan dalam kesenian musik atau
dongeng untuk menyampaikan pesan yang ingin kita sampaikan.
Berhubungan dengan seni dan kesenian, music, cerita,
dongeng, hikayat, drama dan tari –tarian, yang berlaku dan berkembang dalam
masyarakat. Seperti di Indonesia setiap masyarakatnya memiliki nilai estetika
sendiri. Nilai estetika ini perlu dipahami dalam segala peran, agar pesan yang
akan kita sampaikan dapat mencapai tujuan dan efektif. Misalkan di beberapa
wilayah dan bersifat kedaerah, setiap akan membangu bagunan jenis apa saja
harus meletakan janur kuning dan buah – buahan, sebagai symbol yang arti
disetiap derah berbeda. Tetapi di kota besar seperti Jakarta jarang mungkin
tidak terlihat masyarakatnya menggunakan cara tersebut.
6 Bahasa
Bahasa merupakan alat pengatar dalam berkomunikasi, bahasa
untuk setiap walayah, bagian dan Negara memiliki perbedaan yang sangat komplek.
Dalam ilmu komunikasi bahasa merupakan komponen komunikasi yang sulit dipahami.
Bahasa memiliki sidat unik dan komplek, yang hanya dapat dimengerti oleh
pengguna bahasa tersebu. Jadi keunikan dan kekomplekan bahasa ini harus
dipelajari dan dipahami agar komunikasi lebih baik dan efektif dengan
memperoleh nilai empati dan simpati dari orang lain.
sifat Kebudayaan
Secara umum, sifat-sifat kebudayaan adalah sebagai berikut:
1. Kebudayaan bersifat universal, akan tetapi perwujudan
kebudayaan dapat berbeda sesuai dengan situasi maupun lokasinya. Masyarakat dan
kebudayaan tidak dapat dipisahkan. Hal ini mengakibatkan setiap masyarakat
pasti memiliki kebudayaannya sendiri. Namun demikian, setiap kebudayaan
memiliki citi-ciri khusus berdasarkan latar belakang atau pengalaman. Contoh,
Ahmad dari Indonesia dan James dari Inggris sama-sama memiliki kebudayaan
(bersifat universal). Namun, Ahmad memiliki pola perilaku untuk menerima
sesuatu selalu menggunakan dengan tangan kanan. Sementara James memiliki pola
perilaku untuk menerima sesuatu bisa dengan menggunakan tangan kanan atau kiri
(ciri khusus kebudayaannya).
2. Kebudayaan bersifat stabil dan dinamis. Setiap kebudayaan
pasti mengalami perubahan atau perkembangan, walaupun kecil dan sering kali
tidak dirasakan oleh anggota-anggotanya. Coba perhatikan corak pakaian pada
potret nenek anda ketika masih muda, lalu bandingkan dengan corak pakaian anda
saat ini. Tentu keduanya berbeda. Itulah contoh kecil perubahan dalam
masyarakat. Umumnya, unsur kebedaan seperti teknologi lebih terbuka terhadap
proses perubahan, dibandingkan dengan unsur rohani seperti moral dan agama yang
cenderung statis.
3. Kebudayaan
cenderung mengisi dan menentukan jalannya kehidupan manusia walaupun jarang
disadari oleh manusia itu sendiri. Kebudayaan merupakan atribut manusia. Namun,
tidak mungkin seseorang mengetahui dan meyakini seluruh unsur kebudayaan.
Betapa sulit bagi seseorang untuk mengetahui seluruh unsur kebudayaan. sebagai
contoh jarang kita temukan orang Indonesia yang mengetahui unsur-unsur kebudayaan
Indonesia hingga sekecil-kecilnya. Padahal kebudayaan tersebut menentukan arah
serta perjalanan hidupnya.
Fungsi Kebudayaan
1. Suatu hubungan pedoman antar manusia atau kelompok
2. Wadah untuk menyakurkan perasaan-perasaan dan kehidupan
lainnya
3. Pembimbing kehidupan manusia
4. Pembeda antar manusia dan binatang
Pengertian budaya lokal
Budaya lokal adalah suatu budaya yang perkembangannya di
daerah-daerah dan merupakan milik suku bangsa Nusantara. Bangsa Indonesia
dikenal sebagai bangsa yang multikultural dalam suku bangsa dan budaya.
CONTOH CONTOHNYA
1. KEBUDAYAAN
LOKAL MASYARAKAT SUNDA
WAYANG DAN CALUNG
2. KEBUDAYAAN
LOKAL MASYARAKAT BATAK
SEPERTI TARI MANDULA ,UNTUK MENYAMBUT PANEN
3. KEBUDAYAAN
LOKAL MASYARAKAT TENGGER
SEPERTI UPCARA KASODO,UNTUK PENGIRIMAN KURBAN KEPADA LELUHUR
DAN LAIN LAIN
Kurang lebihnya saya mohon maaf,
Sekian dari saya terima kasih


Comments
Post a Comment